Proses Enkapsulasi Dalam Pengiriman Data

03/17/19

ENKAPSULASI merupakan sebuah proses untuk membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri.

Proses enkapsulasi pada komunikasi jaringan hanaya terjadi pada pihak yang mengirim data, yang selanjutnya dikirim pada layanan penerima atau server dan terjadi proses dekapsulasi di dalam 7 layer OSI pada layanan penerima tersebut.

 

 

Terdapat 7 buah layer yang telah dikenal sebagai Open System Interconnection (ISO) untuk  dapat menghubungkan suatu PC/Laptop. Penomoran atau pengurutan dimulai dari layer paling bawah hingga ke atas seperti pada gambar di atas.

Pada PC pengirim proses dilakukan dari layer ke-7 yaitu Application Layer sampai Physical layer. Sedangkan pada penerima proses dilakukan dari layer pertama atau paling bawah yaitu physical layer.

Proses enkapsulasi :

  1. Proses yang pertama terjadi pada komputer client saat dikirimkan sebuah informasi yang mana proses ini terjadi di layer teratas yaitu layer Application. Application layer bertugas untuk menentukan ketersediaan komponen yang diperlukan saat hendak melakukan komunikasi. Pada layer Application ini data mulai dienkapsulasi lalu terjadi juga penambahan header H7 (header application).
  2. Melewati layer presentation lalu ditambahkan pula header H6 (header presentation.). Pada layer ini informasi dari user sudah dikonversi menjadi data. Layer presentasi ini bertindak sebagai penerjemah antara layer aplikasi pada komputer pengirim dengan layer aplikasi pada komputer penerima agar data yang dikirimkan dapat dibaca dan diproses.
  3. Pada layer session terjadi penambahan H5, sebelum data ditransferkan session layer menandai masing-masing proses transfer dan mengatur dialog antara computer dan server terlebih dahulu agar proses data yang satu dan lainnya tidak bercampur dan tidak membingungkan satu sama lain.  Terdapat tiga buah cara yang dipakai oleh session layer untuk menjaga tiap-tiap sesi, yaitu simplex, half duplex dan full duplex.
  1. Masuk ke layer transport dilakukan proses pemecahan pesan menjadi beberapa bagian yang lebih kecil yang biasa disebut SEGMENT. Pada layer ini terdapat dua buah protocol yang mengatur setiap segment untuk diproses, kedua protocol tersebut yaitu Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). Lalu dilakukan penambahan label H4.
  2. Pada layer network, Segment yang telah dibentuk pada layer transport diubah lagi menjadi Packet. Pada packet tersebut terdapat segment, alamat penerima dan pengirim. Proses ini dilakukan dengan metode routing. Ditambahkan header H3.
  3. Selanjutnya masuk ke layer Data Link. Dalam layer ini terjadi penambahan header H2 dan data link trailler, dimana packet dari layer network akan diubah menjadi Frame. Frame tersebut berisikan paket dan mac address pengirim dan penerima. Mac address yang terdapat pada frame ini hanya dapat digunakan pada perangkat yang berada pada jaringan LAN yang sama.
  4. Masuk ke layer Physical. Tahap ini memiliki dua buah layer dari OSI layer, pada layer 2 dilakukan perubahan dari frame menjadi bit atau byte sedangkan pada layer 1 hanya bertugas untuk mengirimkan dan menerima data. pengiriman data dapat dilakukan melalui kabel ataupun sinyal wireless.

Pada simulasi yang kami lakukan di Cisco Packet Tracer, kami menggunakan 1 komputer client dan 1 buah server. Dengan alamat IP untuk komputer client adalah 192.168.0.1 dan untuk alamat IP server yaitu 192.168.1.1. Setiap lapisan dari OSI Layer akan berkomunikasi dengan lapisan yang sama pada penerima dengan menggunakan TCP.

 

Pada simulasi yang kami buat pengiriman data dimulai dari layer 4 yaitu mengirimkan TCP ACK segment dan mengirimkan informasi segment ke layer 3. Setelah itu, pada layer 3 ditambahkan header 3 yaitu IP destination dan IP sourcenya. Pada layer 2 di cek terlebih dahulu apakah IP Address next-hopnya terdapat pada table ARP atau tidak, jika iya maka proses ARP mengatur frame mac address destination sesuai dengan yang ada di table ARP lalu membungkus PDU menjadi Ethernet Frame. Setelah itu, layer 1 mengirimkan frame tersebut menuju ke alamat tujuan.

 

Referensi :

Proses yang Terjadi Pada Saat Pengiriman Data Berdasarkan 7 OSI Layer – Pintar Komputer : http://www.pintarkomputer.com/proses-yang-terjadi-pada-saat-pengiriman-data-berdasarkan-7-osi-layer/

Enkapsulasi – YouTube : https://www.youtube.com/watch?v=DcOjc26Xn9w

5.Data Encapsulation OSI TCPIP : https://www.youtube.com/watch?v=xaKvGnnuYmk&t=184s

Comments (0)

Hello world!

03/14/19

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Comments (1)

Balloons theme by
Moargh.de